PERSINAS ASAD Jaksel Gelar Halal Bihalal Bersama LDII, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda

.

JAKARTA SELATAN — PENGKOT PERSINAS ASAD Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar kegiatan Halal Bihalal Padepokan PERSINAS ASAD Jakarta Selatan yang berlangsung di Ruang Akhlaqul Karimah, Masjid Baitul Fatah, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Sabtu, 4 April 2026.

Kegiatan rutin tahunan ini dihadiri sekitar 60 peserta yang terdiri dari seluruh pengurus dan pelatih PENGKOT PERSINAS ASAD Jakarta Selatan. Acara ini juga menjadi momentum penting karena dilaksanakan melalui kolaborasi dan sinergi bersama DPD LDII Jakarta Selatan, sebagai bagian dari penguatan pembinaan generasi muda melalui jalur olahraga pencak silat.

Wakil Ketua PENGKOT PERSINAS ASAD Kota Administrasi Jakarta Selatan, Supadi, menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk memperkuat ukhuwah serta membangkitkan semangat pembinaan.

“Halal bihalal ini bukan hanya saling memaafkan, tetapi juga menguatkan persatuan para pelatih dan pengurus. Dari sinilah semangat pembinaan lahir kembali, agar pencak silat menjadi jalan membentuk generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan cinta tanah air,” ujar Supadi.

Ia menambahkan, pencak silat sebagai warisan budaya bangsa harus terus dijaga melalui pelatihan yang terarah serta pembinaan mental spiritual yang kuat.

“PERSINAS ASAD hadir bukan hanya mencetak pendekar, tetapi membentuk karakter. Kita ingin para pelatih menjadi teladan, sehingga murid-murid kita kelak tumbuh menjadi generasi profesional dan religius menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Sinergi PERSINAS ASAD dan LDII untuk Pembinaan Karakter

Supadi menjelaskan bahwa sinergi dengan LDII Jakarta Selatan merupakan langkah strategis untuk memperluas pembinaan generasi penerus. Kerja sama ini mencakup penguatan program pelatihan, penanaman nilai-nilai luhur, serta peningkatan koordinasi antar pengurus organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.

Menurutnya, kolaborasi ini diperlukan untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama dalam membina generasi muda agar memiliki keseimbangan antara kekuatan fisik, mental, dan spiritual.

Dengan sinergi bersama LDII, pembinaan menjadi lebih kuat. Pencak silat kita arahkan tidak hanya untuk prestasi, tetapi juga membangun ketahanan moral, disiplin, dan semangat kebangsaan,” jelasnya.

Pembina Tekankan Akhlak dan Persaudaraan

Dalam kesempatan tersebut, Pembina PERSINAS ASAD Jakarta Selatan, K.H. Aceng Karimullah, yang juga merupakan Dewan Penasihat DPW LDII Jakarta, memberikan nasihat kepada seluruh pengurus dan pelatih yang hadir.

Ia menekankan bahwa pencak silat harus menjadi sarana pembentukan akhlak mulia, bukan sekadar kemampuan bela diri.

Pencak silat itu bukan hanya kekuatan fisik, tetapi juga latihan mengendalikan diri. Seorang pesilat yang baik adalah yang berakhlak baik, menghormati guru, menjaga persaudaraan, serta membawa manfaat di masyarakat,” tutur K.H. Aceng Karimullah.

Ia juga mengingatkan bahwa kekompakan antar pelatih dan pengurus menjadi kunci keberhasilan pembinaan.

Kalau pelatihnya rukun, pengurusnya kompak, insya Allah pembinaan berjalan baik. Dari masjid ini kita bangun generasi yang kuat iman, kuat akhlak, dan kuat semangat kebangsaannya,” lanjutnya.

Rangkaian Kegiatan

Kegiatan Halal Bihalal diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh Ketua Padepokan. Acara kemudian diisi dengan nasihat pembina, dilanjutkan foto bersama, salat Zuhur berjamaah, serta ramah tamah sebagai bentuk penguatan silaturahmi.

Panitia berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antar pelatih dan pengurus, sekaligus memperkokoh komitmen PERSINAS ASAD dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang bernilai luhur.

Melalui kegiatan ini, PERSINAS ASAD Jakarta Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda yang unggul, profesional, religius, serta berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.

Artikel Terkait